{"id":42358,"date":"2026-03-21T20:03:39","date_gmt":"2026-03-21T11:03:39","guid":{"rendered":"https:\/\/sundalandstar.com\/?p=42358"},"modified":"2026-03-21T20:03:39","modified_gmt":"2026-03-21T11:03:39","slug":"the-soul-of-uluwatu-mendapatkan-penghargaan-di-jwtff-2026-bersaing-dengan-puluhan-film-dari-eropa-dan-asia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sundalandstar.com\/?p=42358","title":{"rendered":"&#8216;The Soul of Uluwatu&#8217; Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia"},"content":{"rendered":"<p>&#8220;The Soul of Uluwatu&#8221; karya sutradara Indonesia Aditya Ryandana dan diproduksi oleh Film Roxx bersama Six Senses Uluwatu meraih penghargaan Gold kategori Asia di Japan World&#8217;s Tourism Film Festival (JWTFF) 2026 yang berlangsung pada 20 Maret 2026 di Koka, Jepang, menjadikan film ini satu-satunya karya Indonesia yang berhasil menang di tengah persaingan dengan puluhan filmmaker dari Eropa dan Asia.<\/p>\n<p><b>BALI, 21 Maret 2026<\/b><br \/>\n\u2014 Aditya Ryandana, filmmaker Indonesia, berhasil menorehkan prestasi<br \/>\nmembanggakan di panggung festival film internasional. Film berjudul <i>\u201cThe<br \/>\nSoul of Uluwatu\u201d<\/i> yang ia sutradarai berhasil menjadi Finalist sekaligus<br \/>\nmeraih penghargaan <b>Gold dalam kategori Asia<\/b> di Japan World\u2019s Tourism<br \/>\nFilm Festival (JWTFF) 2026, berhasil tampil unggul di antara puluhan filmmaker dari<br \/>\nberbagai negara, di antaranya Portugal, Spanyol, Malaysia, Thailand,<br \/>\nTiongkok, Swiss, dan beberapa negara lainnya. Penganugerahan berlangsung pada 20 Maret 2026 di Koka,<br \/>\nPrefektur Shiga, Jepang, sebagai penutup rangkaian festival yang berjalan sejak<br \/>\n18 Maret 2026.<\/p>\n<p><i>\u201cThe Soul of Uluwatu\u201d<\/i><br \/>\ntercatat sebagai <b>satu-satunya film dari Indonesia yang berhasil meraih<br \/>\npenghargaan Gold di JWTFF 2026.<\/b> Ini adalah\u00a0sebuah capaian yang menegaskan bahwa karya<br \/>\nsinematik Indonesia mampu berdiri sejajar dengan produksi terbaik dunia.<\/p>\n<p>Ini merupakan<br \/>\nkeikutsertaan pertama <a href=\"http:\/\/www.adityaryandana.com\/\">Aditya Ryandana<\/a> beserta Ryanda Dwi Octhora selaku Producer di festival bergengsi ini. Sebuah debut internasional yang<br \/>\nlangsung meninggalkan jejak.<\/p>\n<h2>Tentang Japan World\u2019s Tourism Film Festival (JWTFF)<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/jwtff.world\/\">Japan World\u2019s Tourism Film<br \/>\nFestival (JWTFF<\/a>) adalah salah satu festival film pariwisata internasional di<br \/>\nJepang, sekaligus anggota resmi dari <b>International Committee of Tourism Film<br \/>\nFestivals (<\/b><a href=\"https:\/\/www.cifft.com\/\">CIFFT<\/a><b>).<\/b>\u00a0CIFFT merupakan jaringan festival film<br \/>\npariwisata bertaraf dunia yang berafiliasi dengan <b>UN Tourism<\/b>, dan<br \/>\ndidukung oleh European Travel Commission (ETC) serta berbagai organisasi<br \/>\npariwisata internasional terkemuka lainnya.<\/p>\n<p>Semua karya dinilai berdasarkan kualitas<br \/>\nsinematografi, kekuatan narasi, serta kemampuan film dalam merepresentasikan<br \/>\ndestinasi atau nilai budaya secara autentik di hadapan juri internasional yang<br \/>\nterdiri dari para profesional di bidang audiovisual, pariwisata, dan<br \/>\nkomunikasi.<\/p>\n<h2>\u201cThe Soul of Uluwatu\u201d Membawa Indonesia ke Panggung Dunia<\/h2>\n<p>Diproduksi oleh Film Roxx bekerja sama dengan Six Senses Uluwatu, Bali, <a href=\"https:\/\/filmroxx.com\/our-works\/the-soul-of-uluwatu\/\">\u201cThe<br \/>\nSoul of Uluwatu\u201d<\/a> adalah sebuah karya sinematik yang berusaha menangkap<br \/>\nlebih dari sekadar keindahan visual Uluwatu. Film ini menyelami jiwa dari salah<br \/>\nsatu destinasi paling ikonik dan spiritual di Bali, sesuatu yang lebih dalam<br \/>\ndari apa yang bisa ditangkap oleh kamera biasa.<\/p>\n<p>Di JWTFF 2026, film ini<br \/>\ntidak hanya lolos seleksi, tetapi juga berhasil menembus babak Finalist dalam<br \/>\nkategori Asia sebelum akhirnya dinobatkan sebagai pemenang Gold, menjadi sebuah<br \/>\npencapaian yang menegaskan bahwa karya sinematik dari Indonesia mampu berbicara di<br \/>\nhadapan komunitas film pariwisata dunia.<\/p>\n<p>Selain <i>\u201cThe Soul of<br \/>\nUluwatu\u201d<\/i>, dua film lain yang diproduksi oleh Film Roxx juga berhasil<br \/>\nterpilih sebagai <b>Official Selection dalam kategori International<\/b> di<br \/>\nJWTFF 2026, menjadikan total tiga karya mereka hadir dalam satu festival<br \/>\nbergengsi yang sama.<\/p>\n<h2>Sosok di Balik Karya<\/h2>\n<p><b>Aditya Ryandana<\/b><br \/>\nadalah seorang filmmaker di Bali yang memulai<br \/>\nperjalanannya di dunia visual melalui fotografi sebelum berkembang menjadi<br \/>\nsutradara profesional. Dengan kepekaan estetis yang kuat dan pendekatan<br \/>\nstorytelling yang mendalam, Aditya konsisten menghasilkan karya yang tidak<br \/>\nhanya indah secara visual, tetapi juga mampu menyentuh dan bergerak secara<br \/>\nemosional. <i>\u201c<\/i><\/p>\n<p><b>Ryanda Dwi Octhora<\/b><br \/>\nadalah Executive Producer sekaligus produser di Film Roxx. Dengan pengalaman produksi yang melimpah, Ryanda membawa ketajaman manajerial dan kepekaan kreatif yang<br \/>\nmemastikan setiap produksi film berjalan dengan standar produksi tertinggi.<\/p>\n<h2>Pernyataan Resmi<\/h2>\n<p><i>\u201cPerjalanan dari Bali ke Jepang memang panjang&#8230; tapi<br \/>\nkehangatan masyarakat Koka, pengalaman yang kami rasakan, dan keindahan yang<br \/>\nkami saksikan membuat semuanya sungguh sepadan. Terima kasih kepada seluruh<br \/>\nkeluarga JWTFF di Koka atas penghargaan yang luar biasa ini. Ini bukan hanya<br \/>\nmilik kami tapi ini juga milik Bali, milik Indonesia.\u201d<\/i><\/p>\n<p><b>\u2014 Aditya Ryandana, Sutradara \u201cThe<br \/>\nSoul of Uluwatu\u201d<\/b><\/p>\n<p><i>\u201cPenghargaan ini adalah milik seluruh tim Film Roxx, para<br \/>\nklien yang telah mempercayai kami, dan semua pihak yang turut mendukung<br \/>\nproduksi \u2018The Soul of Uluwatu\u2019 sejak awal. Karya ini membawa nama Indonesia dan<br \/>\nBali lebih jauh dari yang kami bayangkan. Ke depannya, harapan kami<br \/>\nsederhana&#8230; kami ingin terus membuat karya yang tidak hanya menarik untuk<br \/>\ndilihat, tetapi juga memberikan dampak nyata dan menyentuh kehidupan banyak orang.\u201d<\/i><\/p>\n<p><b>\u2014 Ryanda Dwi Octhora, Executive Producer &#8220;The Soul of Uluwatu&#8221;<\/b><\/p>\n<h2>Langkah Selanjutnya<\/h2>\n<p>Keberhasilan di JWTFF 2026<br \/>\nbukan titik akhir. Ryanda Dwi Octhora menyatakan bahwa film-film yang<br \/>\ndiproduksi oleh tim Film Roxx akan kembali diikutsertakan dalam sejumlah<br \/>\nfestival film internasional berikutnya. Salah satu yang sudah masuk dalam<br \/>\nrencana adalah Film Festival di Portugal, melanjutkan perjalanan<br \/>\nfilm-film ini ke panggung dunia yang lebih luas.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/01b49542-f0c2-11ee-8e02-0a58a9feac02\/6a3fd153-1ce6-4b38-96b0-b34ab8ccf731\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;The Soul of Uluwatu&#8221; karya sutradara Indonesia Aditya Ryandana dan diproduksi oleh Film Roxx bersama Six Senses Uluwatu meraih penghargaan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":42359,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-42358","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42358","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=42358"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42358\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/42359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=42358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=42358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=42358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}