{"id":43736,"date":"2026-04-22T20:03:32","date_gmt":"2026-04-22T11:03:32","guid":{"rendered":"https:\/\/sundalandstar.com\/?p=43736"},"modified":"2026-04-22T20:03:32","modified_gmt":"2026-04-22T11:03:32","slug":"pelindo-terminal-petikemas-tunjukkan-kinerja-positif-di-tengah-gejolak-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sundalandstar.com\/?p=43736","title":{"rendered":"Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global"},"content":{"rendered":"<p>Di tengah situasi logistik global yang penuh tantangan, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.<\/p>\n<p>MERAUKE \u2014 Industri logistik global menghadapi tekanan akibat<br \/>\nkenaikan biaya energi, gangguan rantai pasok, serta ketegangan geopolitik. Di<br \/>\ntengah situasi tersebut, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik<br \/>\njustru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Data yang dihimpun dari <a href=\"https:\/\/www.pelindotpk.co.id\/\">PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP)<br \/>\n<\/a>terdapat 10 terminal yang mampu melampaui target hingga Maret 2026. Terminal<br \/>\npeti kemas (TPK) tersebut yaitu TPK Nilam yang mencapai target 118,24%, TPK<br \/>\nSemarang 117,26%, TPK Sorong 109,02%, TPK Kendari 107,03%, TPK Teluk Lamong<br \/>\n105,1%, TPK Merauke 103,86%, TPK Surabaya 102,09%, TPK Jayapura 101,36%, TPK<br \/>\nMakassar 100,75%, dan IPC Terminal Petikemas 100,6%.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Capaian ini mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat<br \/>\nserta meningkatnya arus distribusi barang di masing-masing daerah, termasuk<br \/>\nwilayah timur Indonesia.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Di PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke salah<br \/>\nsatunya, arus peti kemas meningkat sekitar 10 persen. Kepala Cabang PT Salam<br \/>\nPacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke, Puji Harmoko, mengatakan peningkatan<br \/>\ntersebut seiring penetapan Merauke sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPeningkatan ini seiring penetapan Merauke sebagai Proyek<br \/>\nStrategis Nasional (PSN). Banyak material pembangunan dan alat berat masuk dari<br \/>\nPulau Jawa,\u201d jelas Puji Harmoko saat dihubungi, Senin (20\/4\/2026).<\/p>\n<p>Selain itu, komoditas yang masuk ke TPK Merauke juga<br \/>\nmengalami perubahan. \u201cKomoditas seperti buah, bawang, hingga hasil perkebunan<br \/>\nmulai berdatangan dalam jumlah lebih besar, membuka potensi ekonomi baru bagi<br \/>\nwilayah paling timur Indonesia tersebut,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Namun pertumbuhan logistik saja saat ini belum cukup. Tanpa<br \/>\ndukungan infrastruktur, efisiensi operasional, dan kebijakan yang tepat, beban<br \/>\nlogistik berpotensi terus menekan pelaku usaha dan masyarakat.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Sementara, di TPK Sorong arus peti kemas (throughput)<br \/>\ntercatat mencapai 16.131 TEUs, atau tumbuh 10 persen dibandingkan target<br \/>\nperusahaan hingga Maret 2026 sebesar 14.616 TEUs.<\/p>\n<p>Peningkatan ini antara lain dipicu oleh momentum angkutan<br \/>\nbarang selama periode Hari Raya Idulfitri pada Februari hingga Maret, serta<br \/>\ntambahan arus peti kemas dari perubahan pola distribusi (transhipment) kapal PT<br \/>\nSPIL yang kini melalui Pelabuhan Sorong.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, menyebut pertumbuhan<br \/>\ntersebut tidak terlepas dari proses transformasi terminal. \u201cPelabuhan Sorong<br \/>\nyang sebelumnya beroperasi secara konvensional kini telah berkembang menjadi<br \/>\nterminal petikemas yang lebih modern dan terstandarisasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, Senior Vice President International<br \/>\nFederation of Freight Forwarders Associations (FIATA), Yukki Nugrahawan Hanafi,<br \/>\nmenilai tekanan global menjadi momentum untuk mempercepat transformasi logistik<br \/>\nnasional. Menurutnya, integrasi transportasi multimoda dan pemanfaatan<br \/>\nteknologi seperti kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci meningkatkan efisiensi<br \/>\ndan ketahanan rantai pasok.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPendekatan transportasi multimoda bukan lagi pilihan dalam<br \/>\npenguatan sistem logistik nasional, melainkan kebutuhan agar menjadi lebih<br \/>\nkompetitif dan resilien. Namun, integrasi fisik pada pembangunan infrastruktur<br \/>\nsaja tidak cukup, dimana hal ini harus didukung oleh pemanfaatan teknologi,<br \/>\nkhususnya AI,\u201d jelas Yukki dalam keterangan tertulis, Selasa (21\/4\/2026).<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Penguatan integrasi digital melalui platform seperti<br \/>\nNational Logistics Ecosystem (NLE) menjadi langkah strategis dalam menciptakan<br \/>\nvisibilitas hulu ke hilir pada rantai pasok nasional.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cDengan menggabungkan kekuatan multimoda, integrasi supply<br \/>\nchain, dan pemanfaatan AI, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat<br \/>\ntransformasi logistik nasional. Ini bukan hanya tentang menurunkan biaya,<br \/>\ntetapi juga meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi Indonesia dalam<br \/>\nrantai pasok global,\u201d ujar Yukki.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><b>Penopang Ekonomi<\/b><\/p>\n<p>Pakar ekonomi <a href=\"https:\/\/unair.ac.id\/\">Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya<\/a>,<br \/>\nProfesor Rossanto Dwi Handoyo, menyebutkan sektor logistik, khususnya pelabuhan<br \/>\npeti kemas, tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional. Hal ini tidak lepas<br \/>\ndari karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung<br \/>\npada transportasi laut.<\/p>\n<p>\u201cSebagian besar distribusi barang, baik domestik maupun<br \/>\ninternasional, melalui jalur laut. Pelabuhan menjadi simpul utama yang<br \/>\nmenggerakkan ekonomi,\u201d ujarnya, Selasa (21\/4\/2026).\u00a0 Peran ini menjadi semakin krusial karena<br \/>\nkapasitas angkutan udara yang terbatas dan biaya yang jauh lebih tinggi,<br \/>\nsehingga tidak bisa diandalkan untuk distribusi dalam skala besar.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Rossanto melihat adanya pertumbuhan arus peti kemas di<br \/>\nsejumlah terminal sebagai sinyal positif bagi aktivitas ekonomi nasional,<br \/>\ntermasuk di kawasan Indonesia Timur. Peningkatan throughput mencerminkan adanya<br \/>\npergerakan barang yang lebih aktif, baik untuk konsumsi maupun produksi.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Rossanto menekankan pentingnya percepatan digitalisasi di<br \/>\nsektor pelabuhan dan logistik. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan<br \/>\nefisiensi, mempercepat layanan, serta menekan biaya operasional. \u201cDigitalisasi<br \/>\nakan memangkas waktu tunggu, mempercepat proses bongkar muat, dan meningkatkan<br \/>\ntransparansi. Ini sangat penting untuk daya saing. Selain itu, integrasi sistem<br \/>\nlogistik juga dinilai penting agar arus barang dapat dipantau secara real time<br \/>\ndan lebih terkoordinasi,\u201d ulasnya.(*)<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/963770a9-0bd8-410c-ac03-2dcf3aaa83d6\/6a586d5f-694a-4643-b3ee-f5aa1f1405d5\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah situasi logistik global yang penuh tantangan, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik justru menunjukkan tren positif pada &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":43737,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-43736","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=43736"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43736\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/43737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=43736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=43736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=43736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}