{"id":45017,"date":"2026-05-20T19:03:46","date_gmt":"2026-05-20T10:03:46","guid":{"rendered":"https:\/\/sundalandstar.com\/?p=45017"},"modified":"2026-05-20T19:03:46","modified_gmt":"2026-05-20T10:03:46","slug":"disg-platform-kerja-sama-ekonomi-jepang-asean-diluncurkan-di-tengah-pandemi-covid-19-masuo-kuremura-mantan-sekretaris-menteri-ekonomi-perdagangan-dan-industri-ditunjuk-sebagai-ketua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sundalandstar.com\/?p=45017","title":{"rendered":"DISG: Platform Kerja Sama Ekonomi Jepang-ASEAN Diluncurkan di Tengah Pandemi COVID-19. Masuo Kuremura, Mantan Sekretaris Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, Ditunjuk sebagai Ketua"},"content":{"rendered":"<p>Pada September 2025, Masuo Kuremura, yang sebelumnya<br \/>\nmenjabat sebagai Sekretaris Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri,<br \/>\nditunjuk sebagai Ketua \u201cDialogue for Innovative and Sustainable Growth (DISG),\u201d<br \/>\nsebuah platform dialog yang didedikasikan untuk memajukan kerja sama ekonomi<br \/>\npraktis antara ASEAN dan Jepang.<\/p>\n<p>Pada bulan yang sama, Pemerintah Jepang memperkenalkan<br \/>\nkerangka kebijakan baru untuk kerja sama dengan ASEAN, yang secara jelas<br \/>\nmendefinisikan pendekatan \u201cKo-kreasi\u201d (Co-Creation) yang dibangun di atas empat<br \/>\npilar utama:<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n\u00a0Resiliensi Rantai Pasok,<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n\u00a0Investasi<br \/>\nDigital dan AI,<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n\u00a0Ko-kreasi<br \/>\nInovasi, dan<\/p>\n<p>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n\u00a0Transisi<br \/>\nEnergi melalui AZEC (Asia Zero Emission Community).<\/p>\n<p>Dengan partisipasi dari 13 organisasi ekonomi di seluruh<br \/>\nASEAN, DISG akan memainkan peran sentral dalam mempercepat pengembangan dan<br \/>\npelaksanaan proyek kemitraan pemerintah-swasta konkret yang selaras dengan<br \/>\nkeempat pilar tersebut.<\/p>\n<p><b>* Apa itu DISG?<\/b><\/p>\n<p>DISG adalah platform dialog yang didirikan menyusul<br \/>\nPertemuan Menteri Ekonomi Jepang-ASEAN pada tahun 2020, yang bertujuan untuk<br \/>\nmemajukan kerja sama ekonomi Jepang-ASEAN dari \u201ckonsep\u201d menjadi \u201cimplementasi<br \/>\nnyata\u201d di bawah visi ko-kreasi bersama.<\/p>\n<p>Menanggapi tantangan pandemi COVID-19, ASEAN dan Jepang<br \/>\nmenyadari perlunya kolaborasi yang lebih erat, yang kemudian melahirkan DISG.<\/p>\n<p>Berfokus pada bidang prioritas seperti transformasi digital,<br \/>\ninisiatif hijau, dan pengembangan industri, DISG menampilkan proyek kerja sama<br \/>\nJepang-ASEAN terbaru, sekaligus mempertemukan para ahli dari sektor swasta,<br \/>\nakademisi, dan publik untuk menghasilkan peluang kemitraan baru secara konkret.<\/p>\n<p>DISG juga berkolaborasi erat dengan 13 organisasi ekonomi,<br \/>\ntermasuk Japan External Trade Organization (JETRO) dan ASEAN Business Advisory<br \/>\nCouncil (ASEAN-BAC), menyalurkan tantangan bisnis dunia nyata dan proposal<br \/>\nproyek ke dalam rekomendasi kebijakan yang diajukan ke Pertemuan Menteri<br \/>\nEkonomi Jepang-ASEAN (AEM-METI).<\/p>\n<p>Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) terpadu pemerintah-swasta<br \/>\nini, yang menghubungkan kebijakan dan bisnis dalam siklus keberlanjutan dan<br \/>\nmemungkinkan pelaksanaan yang cepat dan berdampak tinggi, adalah fitur utama<br \/>\ndari DISG.<\/p>\n<p><b>* Latar Belakang:<br \/>\nPendekatan \u201cKo-kreasi\u201d Jepang dengan ASEAN<\/b><\/p>\n<p>Pada tahun 1970-an dan 1980-an, Jepang terutama memandang<br \/>\nASEAN sebagai basis manufaktur, mendukung pengembangan industri melalui<br \/>\nproduksi.<\/p>\n<p>Saat ini, ASEAN telah berkembang menjadi pasar pertumbuhan<br \/>\nyang dinamis, di mana penanganan tantangan sosial seperti ESG dan SDGs<br \/>\nmenghasilkan nilai bersama secara global.<\/p>\n<p>Era dukungan satu arah telah berlalu. Kita sekarang memasuki<br \/>\nfase baru di mana kekuatan teknologi Jepang serta potensi pertumbuhan dan skala<br \/>\npasar ASEAN digabungkan untuk menciptakan nilai bersama (ko-kreasi).<\/p>\n<p>Terhadap latar belakang ini, Pemerintah Jepang telah<br \/>\nmemosisikan ulang hubungannya dengan ASEAN sebagai hubungan \u201cKo-kreasi.\u201d<\/p>\n<p><b>* Empat Arah Utama<br \/>\nuntuk Kerja Sama Masa Depan<\/b><\/p>\n<p><b>1. Memperkuat Rantai Pasok (Membangun basis manufaktur<br \/>\nyang tangguh dan mandiri)<\/b><\/p>\n<p>Di tengah ketegangan ekonomi AS-Tiongkok yang sedang<br \/>\nberlangsung dan negosiasi tarif, pendekatan tradisional, seperti mengekspor produk<br \/>\nmurah melalui ASEAN sebagai jalur pengalihan, menjadi kurang efektif.<\/p>\n<p>Bagi ekonomi ASEAN, meningkatkan industri dalam negeri kini<br \/>\nmenjadi prioritas kritis. Dari perspektif keamanan ekonomi, membangun rantai<br \/>\npasok yang mandiri telah menjadi keharusan yang mendesak.<\/p>\n<p>Memperkuat kemampuan manufaktur, mulai dari proses hulu<br \/>\nseperti tanah jarang (rare earths) dan logam langka hingga produksi tahap<br \/>\nakhir, sangatlah penting. Namun, mencapai hal ini secara independen tetap<br \/>\nsulit.<\/p>\n<p>Bersama dengan negara-negara mitra yang memiliki visi yang sama,<br \/>\nJepang akan mendukung ASEAN dalam membangun rantai pasok yang benar-benar<br \/>\notonom melalui kolaborasi dan sumber daya bersama.<\/p>\n<p><b>2. Investasi Digital dan AI<\/b><\/p>\n<p>Investasi skala besar oleh hyper-scaler (operator pusat data<br \/>\nbesar) sedang berkembang di seluruh ASEAN. Pada saat yang sama, terdapat<br \/>\npengakuan yang berkembang bahwa model bahasa besar yang lebih ringkas (Compact<br \/>\nLLM) dan dioptimalkan secara lokal mungkin lebih baik dalam memenuhi permintaan<br \/>\nregional dan kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>Ketergantungan pada sumber daya komputasi yang<br \/>\nterkonsentrasi di sejumlah kecil negara besar menghadirkan risiko dari sudut<br \/>\npandang keamanan ekonomi.<\/p>\n<p>Kekuatan Jepang terletak pada ekosistemnya yang<br \/>\nkomprehensif, mulai dari pengembang aplikasi AI hingga perusahaan yang mampu<br \/>\nmembangun LLM, serta teknologi semikonduktor dasar. Hal ini memosisikan<br \/>\nnegara-negara ASEAN untuk bermitra dengan Jepang dalam mengembangkan kemampuan<br \/>\nkomputasi independen sebagai alternatif yang kredibel.<\/p>\n<p><b>3. Ko-kreasi Inovasi<\/b><\/p>\n<p>DISG dirancang untuk membawa dinamisme sektor swasta secara<br \/>\nlangsung ke dalam proses pembuatan kebijakan.<\/p>\n<p>Inisiatif unggulannya adalah \u201cFast Track Pitch,\u201d sebuah<br \/>\nplatform inovasi terbuka di mana perusahaan terkemuka Jepang, startup, dan<br \/>\nperusahaan ASEAN berkolaborasi untuk mengembangkan solusi bagi tantangan sosial<br \/>\nspesifik kawasan.<\/p>\n<p>Pendekatan ini telah memberikan hasil nyata, termasuk<br \/>\nperusahaan Jepang yang mengatasi tantangan ekspansi di ASEAN melalui kemitraan<br \/>\ndengan startup lokal.<\/p>\n<p>Pada tahun fiskal 2025, acara telah diadakan di Singapura,<br \/>\nVietnam, Malaysia, dan Indonesia.<\/p>\n<p><b>4. Transisi Energi melalui AZEC<\/b><\/p>\n<p>Transisi hijau gaya Eropa yang cepat tidak dapat diterapkan<br \/>\ndi Asia tanpa adaptasi.<\/p>\n<p>Di ASEAN, di mana pertumbuhan ekonomi terus berlanjut,<br \/>\nmenjaga pasokan energi yang stabil untuk mendukung kehidupan sehari-hari dan<br \/>\naktivitas ekonomi tetap menjadi hal yang esensial. Menyeimbangkan netralitas<br \/>\nkarbon dengan keamanan energi merupakan tantangan utama.<\/p>\n<p>Diperlukan pendekatan pragmatis. Pendekatan yang<br \/>\nmenggabungkan kekuatan Jepang dalam teknologi canggih seperti hidrogen dan<br \/>\namonia dengan pembangkit listrik tenaga gas serta solusi efisiensi energi untuk<br \/>\nmengurangi permintaan energi secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Jepang akan berkontribusi dalam memberikan solusi transisi<br \/>\nenergi yang disesuaikan dan mencerminkan kondisi riil di ASEAN.<\/p>\n<p><b>&#8212; Komentar dari<br \/>\nKetua DISG Masuo &#8212;<\/b><\/p>\n<p>Masuo Kuremura, Ketua DISG (Japan-ASEAN Economic and<br \/>\nIndustrial Cooperation Committee), METI \/ Direktur Eksekutif JETRO Singapura<\/p>\n<p>Lahir tahun 1976. Lulusan Fakultas Hukum, Universitas Tokyo.<\/p>\n<p>Bergabung dengan METI pada tahun 2002. Memegang peran kunci<br \/>\ntermasuk Sekretaris Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, Direktur Divisi<br \/>\nKeuangan Industri, dan Direktur Divisi Industri Dirgantara, Pertahanan, dan<br \/>\nRuang Angkasa.<\/p>\n<p>Saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif JETRO<br \/>\nSingapura. Sejak Juli 2025, ia telah mengemban perannya dalam mengawasi ASEAN<br \/>\ndan kawasan APAC yang lebih luas dari Singapura, dan memimpin inisiatif kerja<br \/>\nsama ekonomi pemerintah-swasta Jepang-ASEAN yang baru.<\/p>\n<p>\u00a0\u201cSementara kebijakan<br \/>\n\u2018mengutamakan kepentingan negara sendiri\u2019 (country-first) mendapatkan momentum<br \/>\nsecara global, Jepang telah lama berkembang bersama komunitas internasional<br \/>\nmelalui sistem ekonomi bebas berbasis aturan dan kerangka kerja seperti CPTPP<br \/>\ndan RCEP.<\/p>\n<p>Agar ASEAN dapat mempertahankan pertumbuhannya, sangat<br \/>\npenting untuk menjunjung tinggi kerangka kerja perdagangan dan investasi bebas<br \/>\nini, dan Jepang akan terus mendukung serta mempromosikannya secara aktif.<\/p>\n<p>Kekuatan Jepang terletak pada keandalannya\u2014menepati<br \/>\nkomitmennya\u2014dan dalam memberikan solusi berkualitas tinggi yang menciptakan manfaat<br \/>\ndalam jangka panjang bagi negara mitra. Alih-alih berfokus pada biaya jangka<br \/>\npendek, bermitra dengan Jepang menawarkan manfaat jangka panjang yang<br \/>\nsignifikan dalam mengatasi tantangan sosial dan meningkatkan produktivitas.<\/p>\n<p>Menangani tantangan lokal melalui kerja sama Jepang-ASEAN<br \/>\npada akhirnya berkontribusi pada penyelesaian tantangan global. Bukan hanya<br \/>\nkorporasi besar, tetapi juga startup dengan teknologi dan inovasi baru yang<br \/>\nakan membentuk masa depan.<\/p>\n<p>Dengan mengintegrasikan ekosistem startup Jepang dan ASEAN,<br \/>\nkita dapat membangun model kapitalisme baru\u2014model yang menyeimbangkan<br \/>\npertumbuhan ekonomi dengan penyelesaian tantangan sosial, daripada hanya<br \/>\nmengandalkan insentif finansial skala besar.<\/p>\n<p>Saya berharap kaum muda akan membawa ide dan teknologi<br \/>\nmereka ke dalam upaya ini dan membantu menciptakan model baru yang dapat<br \/>\nmemimpin dunia.\u201d<\/p>\n<p>Hingga saat ini, DISG terutama beroperasi secara daring. Ke<br \/>\ndepannya, DISG akan menyertakan keterlibatan tatap muka untuk lebih mempercepat<br \/>\npengembangan dan implementasi proyek pemerintah-swasta yang konkret.<\/p>\n<p>Dari dialog menuju tindakan, dari konsep menuju implementasi<br \/>\nnyata\u2014DISG akan membawa kemitraan Jepang-ASEAN ke tingkat berikutnya.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/a960fa02-2ef1-4764-83ed-6459bcf0be2a\/6b86dee1-f25f-4c01-89b5-77e5490830fb\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada September 2025, Masuo Kuremura, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, ditunjuk sebagai Ketua \u201cDialogue for &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45018,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-45017","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45017","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45017"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45017\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/45018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sundalandstar.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}